Nuzulul Quran

Remisya.org, Tangerang Selatan – Tahukah kalian apa itu Nuzulul Qur’an?

Nuzulul Qur’an adalah turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadhan tepatnya tanggal 17 Ramadhan. Al-Qur’an menjadi kitab suci yang menjadi petunjuk kepada manusia. Adapun kitab suci lainnya yang diturunkan pada bulan Ramadhan yaitu Suhuf Nabi Ibrahim a.s. pada tanggal 1, Kitab Taurat Nabi Musa a.s. pada malam tanggal 6, Kitab Nabi Zabur a.s. pada malam tanggal 12, dan Kitab Nabi Isa a.s. pada malam 13.

Al-Qur’an mengandung pernyataan kebenaran yang terang untuk membedakan yang baik dan buruk. Al- Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Pada malam 17 Ramadhan, 12 tahun sebelum Hijriah. Ketika itu Rasulullah menerima ayat Al-Qur’an yang pertama dari Allah melalui perantara Malaikat Jibril. Sekaligus dengan penerimaan wahyu itu Rasululllah dilantik menjadi utusan Allah.

Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur, sedikit demi sedikit, seayat demi seayat sehingga lengkap seperti yang kita baca sekarang ini. Tentang permulaan turunnya Al-Qu’an, Allah swt. berfirman dalam Q.S Al-Baqarah:185 yaitu:

“Bulan Ramadhan ialah bulan yang padanya diturunkan Al-Qur’an, sebagai satu pimpinan bagi manusia, sebagai petunjuk jalan dan sebagai pembeda yang nyata.”

Berkenaan dengan turunnya pula, Allah berfirman bermaksud:

“Jika betul kamu beriman kepada Allah dan beriman kepada A-Qur’an yang kami telah turunkan kepada hamba kami. Muhammad pada hari pembedaan ialah hari pertempuran dua pasukan yaitu kaum muslimin dan musyrikin dalam peperangan Badar dan Allah berkuasa diatas tiap-tiap sesuatu. “ (Q.S Al-Anfal:41)

Bertahun-tahun sebelum Nabi Muhammad saw. Menjadi utusan Allah, pada setiap bulan Ramadhan, ia pergi ke Gua Hira. Beliau bersunyi-sunyi diri, melepaskan jiwa beliau daripada ikatan kemewahan dunia dan kesibukan hidup di bandar Mekah.  Pada malam bulan Ramadhan tanggal 17, datanglah Malaikat Jibril menyuruh Nabi Muhammad saw. Membaca, katanya: “Bacalah!”

Nabi pun menjawab :”Saya tidak dapat membaca.” lalu dipeluk oleh Malaikat Jibril beberapa kali sehingga Nabi merasa sesak. Kemudian dilepaskan dan disuruhnya sekali lagi oleh Malaikat, tetapi Nabi masih tetap menjawab hal yang sama.  Keadaannya berulang tiga kali dan akhirnya Nabi berkata :”Apa yang hendak kubaca?” lalu kata Malaikat Jibril : “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menjadikan. Yang menjadikan manusia daripada segumpal darah yang beku. Bacalah, dan Tuhanmu teramat mulia. Yang mengajari dengan kalam. Mengajari manusia apa yang tiada mereka ketahui. (Surah Al-’Alaq: 1-5)”

Setelah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu yang pertama itu maka Nabi mengucap kalimat Lailaha illallah Muhammadar Rasulullah.

Selama lenih kurang dua tahun setengah menerima wahyu yang pertama itu, barulah Rasullullah menerima wahyu kedua.  Sejak itu wahyu daripada Allah swt. Turun berturut-turut kepada Nabi Muhammad saw. Sejak dari Mekah hingga ke Madinah, ayat-ayat Qur’an diturunkan di Mekah, beransur-ansur selama 12 tahun, 5 bulan,dan 13 hari. Ayat-ayat tersebut dipanggil “Makkiah”, meliputi 86 surah. Selama di Madinah, ayat Al-Qur’an diturunkan selama 9 tahun, 9 bulan dan 9 hari. Ayat itu disebut “Madaniah”, meliputi 28 surah.

Dari Mekah sampai Madinah, wahyu atau ayat Al-Qur’an yang diturunkan memakan masa selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari. Al-Qu’an terdiri dari 114 surah dan 30 Juz yang diakhiri dengan QS. An-Nas.

Sumber : Buku “Hari – Hari Penting dalam Islam susunan Ustaz Osman Bin Jantan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *